Bentuk Isi Surat

3.2.8 Isi Surat

Isi surat merupakan bagian yang sangat pentik karena bagian ini merupakan wadah segala sesuatu atau semua persoalan yang ingin disampaikan. Panjang pendek isi surat bergantung banyak atau sedikitnya persoalan yang ingin dikemukakan. Jika persoalannya banyak, isi surat menjadi panjang dan jika persoalannya sedikit, isi surat menjadi pendek.

Secata umum bahasa yang digunakan dalam bagian isi surat harus benar. Kebenaran itu diukur dengan ketepatan pemilihkan kata, struktur kalimat sesuai kaidah, dan ejaannya benar. Isi surat yang lengkap terdiri atas (1) alenia pembuka, (2) alenia isi, dan (3) alenia penutup

3.2.8.1 Alenia Pembuka

Dalam alenia pembuka dikemukakan permasalahan yang merupkan pengantar atau pendahuluan terhadap permasalahan pokok. Alenia ini berfungsi mengarahkan persoalan yang dingin disampaikan. Oleh sebab itu, alenia pembuka harus disajikan sedemikian rupa sehingga mampu menarik minat penerima surat untuk membacanya. Daya tarik itu muncul, salah satu diantaranya, bilamana kalimatnya tersusun benar, pemilihan katanya tepat, ejaannya benar, dan perwajahanya surat indah. Contohnya seperti berikut.

66) Dengan surat ini saya beri tahukan bahwa pada hari Senin, tanggal 10 Maret 1997 saya sakit.

67) Dengan ini kami beritahukan bahwa kiriman Saudara yang berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia sudah kami terima dalam keadaan baik.

68) Dengan ini kami beri tahukan bahwa tanngal 1 – 20 Oktober 1997 diadakan penataran penyuluhan bahasa Indonesia.

Struktur kamiat (66) sudah benar. Bentuk itu merupakan kalimat majemuk bertingkat. Induk kalimatnya adalah dengan surat ini saya berti tahukan, sedangkan anak kalimatnya adalah bahwa pada hari Senin, tanggal 10 Maret 1997 saya sakit. Bentuk dengan surat ini pada induk kalimat berfungsi keterangan dan bentuk saya beritahukan berfungsi predikat. Bentuk bahwa pada anak kalimat berfungsi sebagai konjugsi subordinatif, bentuk pada hari Senin, tanggal 10 Maret 1997 berfunsi keterangan, saya berfunsi subjek, sakit berfungsi predikat. Penggunaan bentuk dengan surat ini sudah tepat karenan dengan surat yang dibuatnya pengirim surat memberitahukan sesuatu, yaitu tentang sakit dirinya. Ejaan kalimat (66) juga sudah benar. Kalimat (66) mengandung informasi pengantar atau pendahuluan yang sudah mengarah ke permasalahan pokok. Dalam hal ini, permasalahan pokok itu adalah permohonan izin ketidakhadiran seseorang.

Sama halnya dengan kalimat (66), struktur kalimat (67) juga sudah benar. Bentuk itu juga merupakan kalimat majemuk bertingkat. Induk kalimatnya adalah dengan ini kami beritahikam, sedangka anak laimatnua adalah bahwa kiriman Saudara uang berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia sudah kami terima dalam keadaan yang baik. Bentuk dengan ini pada induk kalimat berfungsi sebagai konjungsi subordinatif, bentuk kiriman Saudara yang berupa Kamus Besar Bahasa Indonesia berfungsi sebagai objek, sudah kami terima sebagai predikat, dan bentuk dalam keadaan baik berfungsi sebagai keterangan. Karena huruf awal nama-nama buku sudah ditulis dengan huruf kapital, ejaan penulisan buku sudah benar. Disamping itu, penggunaan bentuk dalam keadaan baik pada kalimat (67) sudah benar karena kamus yang diterimanya tidak rusak. Kalimat (67) mengandung informasi pengantar atau informasi pendahuluan yang telah mengarah kepada permasalahan pokok. Permasalahan pokok itu adalah ucapan terimasih penerima kiriman.

Seperti halnya kalimat (66) dan (67), bentuk (68) merupakan kalimat majemuk bertingkat. Induk kalimatnya adalah dengan ini kami beri tahukan, sedangkan anak kalimatnya adalah bahwa pada tanggal 1-20 Oktober 1997 diadakan penataran penyuluhan bahasa Indonesia. Bentuk dengan ini pada induk kalimat berfunsi keterangan dan bentuk kami beri tahukan berfungsi predikat. Bentuk bahwa pada anak kalimat berfungsi sebagai konjungsi subordinatif, bentuk pada tanggal 1 – 20 Oktober 1997 berfungsi keterangan, bentuk diadakan berfungsi predikat, dan penataran penyuluhan bahasa Indonesia berfungsi subjek. Kalimat (68) mengandung informasi pengantar atau informasai pendahuluan yang mengarah kepada permasalahan pokok, yaitu tentang penawaran keikutsertaan calon peserta penyuluhan.

Bilamana surat yang diterbitkan oleh suatu instansi diperhatikan dengan seksama, ditemukan kalimat-kalimat yang lazim digunaka pada alenia pembuka yang masih salah. Contoh-contohnya seperti berikut.

69)*

Bersama ini kami beritahukan bahwa surat saudara no. 079/B.7/86 tertanggal 25 Nopember 1986 telah kami terima.

70)*

Bersama ini kami haturkan bahwa surat Saidara nomor 112/)A.5/85 tertanggal 10 Desember 1985 telah kami terima.

Bentuk (69) dan (70) merupakan dua buah kalimat permulaan alenia pembuka yang masih salah. Kesalahannya tidak terletak pada strukturnya, tetapi terletak pada pilihan kata dan ejaan kata-kata tertentu. Pemakaian bentuk bersama pada contoh (69) dan (70) tidak tepat. Karena memberitahukannya dengan surat itu, bentuk yang digunakan seharusnya dengan surat ini, sehingga bentuk bersama ini pada kedua contoh itu harus diganti dengan bentuk dengan surat ini. Penulisan bentuk beritahukan salah. Karena akhiran –kan melekat pada bentuk tahu, bentuk –kan bergabung dengan betuk tahu sehingga penulisan bentuk tahukan dipisah dengan bentuk beri. Penulisannya yang benar adalah beri tahukan. Huruf awal sapaan saudara pada kalimat (69) seharusnya ditulis dengan huruf kapital sehingga penulisan yang benar adalah Saudara. Pemakaian bentuk tertanggal pada kalimat (69) dan (70) belum tepat karena bentuk itu mengandung makna ‘bertanggal’. Jadi surat itu seolah-olah dibubuhi tanggal. Awalan ter- pada bentuk tertanggal sebaiknya dihilangkan sehingga bentuk itu menjadi tanggal. Penulisa bentuk November pada kalimat (69) salah karena yang benar November. Bentuk haturkan pada kalimat (70) sebaiknya diganti dengan bentuk beri tahukan karena bentuk haturkan bukan kata baku. Penulisan angka tahun sistem penomran pada kalimat di atas sebaiknya ditulis secara lengkap. Perbaikan kedua kalimat diatas sebagai berikut.

71)

Dengan surat ini kami berita hukan bahwa surat Saudara nomor 079/B.7/1986, tanggal 25 November 1986 telah kami terima.

72)

Dengan surat ini kami beri tahukan bahwa surat Saudara nomor 112/)A.5/1985 tanggal 10 Desember 1985 telah kami terima.

Dikutip dari
BAHASA SURAT DINAS
Penulis: Drs. Dirgo Sabariyanto
Peneliti pada Balai Penelitian Bahasa di Yogyakarta
Pencetak: Percetakan Mitra Gama Widya
Edisi kedua, Cetakan pertama, 1998

One thought on “Bentuk Isi Surat

  1. Ping balik: Pengertian Surat Dinas dan Bagian-bagiannya | tas@dmin blog

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s