Petunjuk Teknis Pendataan Sekolah

PETUNJUK TEKNIS PENDATAAN BAGI SEKOLAH SD/SDLB/SMP/SMPLB
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2012

1

A. Tujuan Tujuan pendataan tingkat sekolah adalah untuk memperoleh data secara langsung yang cepat, akurat, valid, lengkap, dapat dipertanggungjawabkan dan termutakhir. Data dari sekolah akan digunakan oleh KementerianPendidikan dan Kebudayaan sertaDinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk perencanaan dan evaluasi program pendidikan.

B. Kegunaan Data yang diperolehdari sekolah akan digunakan untuk dasar perencanaan, evaluasi dan kebijakan nasional serta dasar bagi pemerintah pusat dan daerah untuk pemberian bantuan kepada sekolah yang antara lain mencakup program:

1. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari sumber APBN

2. Bantuan Operasional Sekolah dari sumber APBD (BOSDA/BOSP)

3. Rehabilitasi ruang belajar (ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dls)

4. Dana Alokasi Khusus (DAK)

5. Ruang Kelas Baru

6. Subsidi bagi siswa kurang mampu secara ekonomi

7. Subsidi/tunjangan bagiguru

8. Dan lain sebagainya

C. Jenis Data Ada 3 (tiga) kelompok utama jenis data yang dikumpulkan dari sekolah, yaitu:

1. Data Sekolah (F-SEK)

2. Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK)

3. Data Peserta Didik (F-PD) Instrumen dari setiap kelompok data tersebut telah menjadi lampiran dari Peraturan Penteri Pendidikan dan Kebudayaan No 51 Tahun 2011 Tentang PetunjukTeknis Penggunaan Dana BOS danLaporan Keuangan BOS Tahun 2012. Didalam Juknis BOS 2012, ketiga instrumen tersebut diberi kode BOS-01A, BOS-01B dan BOS-01C. Untuk
2
penggandaan instrumen pendataan, setiap sekolah diharuskan menggunakan diharuskan instrumen yang ada dalam DVD yang akan dikirim olehDitjen Dikdas ke sekolah atau mengunduh (download) file terkinidari dari situs:
http://www.infopendataan.dikdas.kemdiknas.go.id. Perlu kami informasikan bahwa terdapat sedikit penyempurnaan instrumen yang ada di DVD/situs tersebut dibandingkan dengan yang tercantum dalam lampiran Juknis BOS.

D. Konsekuensi Bagi Sekolah Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, kelengkapan data yang akan dikiirm oleh sekolah akan menjadi dasar pemberian jenis dan besar bantuan dari pemerintah dan pemerintah daerah kepada masing-masing sekolah. Oleh karena itu, sekolah yang tidak memberikan data tidak akan dapat dialokasikan segala jenis bantuan kepada sekolah yang bersangkutan. Demikian juga, data yang tidak akurat, akan mengakibatkan ketidaktepatan jenis dan besar bantuan yang diberikan.


Sekolah diharuskan memberikan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, karena data tersebut akan dijadikan dasar untuk evaluasi dan audit kepada sekolah.

E. Persiapan Pendataan Berikut adalah beberapa langkah yang akan dilakukan dalam rangka mempersiapkan proses pendataan: 1. Ditjen Didkas mengirim surat yang berisikan Petunjuk Teknis Pendataan, DVD dan nomor register kepada seluruh sekolah. Nomor register ini bersifat unik untuk setiap sekolah (berbeda antar sekolah).Oleh karena itu, nomor register ini agar digunakan hanya oleh petugas pendataan di sekolah masing-masing dan disimpan. 2. Setelah sekolah menerima surat tersebut, sekolah diharapkan menginstall software tersebut di komputer sekolah dan belajar secara mandiri (atau meminta bantuan kepada pihak lain). 3. Ditjen Dikdas akan melatih Tim Data Kabupaten/Kota untuk dapat menguasai penggunaan software sistem pendataan dengan tujuan agar dapat menjadi
3
narasumber di kabupaten/kota masing-masing apabila ada pertanyaan/kesulitan dari sekolah. Direkomendasikan agar Pemda Kabupaten/Kota melatih sekolah dengan dana dari sumberAPBD. Akan tetapi, apabila tidak dapat dilakukan pelatihan akibat tidak adanya dana di kabupaten/kota, proses pendataan dari sekolah tetap berjalan, tidak harus menunggu adanya pelatihan dari kabupaten/kota. 4. Pemda Kabupaten/Kota dilarang melaksanakan pelatihan kepada sekolah dengan biaya yang dibebankan kepada sekolah (misalnya dari dana BOS). 5. Ditjen Dikdas akan membuka akses pendampingan kepada Dinas Kabupaten/Kota, selanjutnya Dinas Kabupaten/Kotamelakukan pendampingan kepadasekolah apabila mengalami kesulitan.

F. Mekanisme Pengisian Data kedalam Sofware Pendataan Langkah-langkah mekanisme pengisian data sekolah, adalah sebagai berikut: 1. Sekolah menggandakan/mengcopy formulirsesuai dengan kebutuhan. Misalnya untuk formulir F-PD digandakan sebanyak jumlah siswa, demikian juga F-PTK. 2. Sekolah membagi formulir kepadaindividu yang bersangkutan untuk diisi secara manual selanjutnya dikumpulkan oleh sekolah. 3. Sekolah memasukkan data kedalam sistem database yang telah disiapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kemdikbud. 4. Pengisian data dilakukan di sekolah (di komputer milik sekolah) oleh petugas yang ditunjuk oleh kepala sekolah. 5. Apabila dalam keadaan tertentu, pengisian datatidak dapat dilakukan oleh sekolah karena tidak ada komputer/listrik atau tidak ada tenaga yang mampu, sekolah dapat melakukan ditempat lain dengan mempertimbangkan efisiensi biaya dan keamanan kerahasiaan data. Jika memungkinkan, disarankan dilakukan di sekolah lain terdekatyang memiliki fasilitas komputer dan tenaga yang terampil atau di Kantor Dinas Pendidikan Kecamatan/Kabupaten. 6. Sekolahharus selalu mem-backup data yang telah dientri.
4
7. Formulir yang telah diisi secaramanual oleh siswa/guru/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk keperluan monitoring dan audit. 8. Setelah data selesai dimasukkan oleh sekolah kedalam sistem database,sekolah mengirim data tersebut secara on-line ke server di pusat dengan cara sesuai petunjuk yang ada dalam DVD. 9. Setelah data terkirim ke server secara on-line sekolah melakukanverifikasi data ke kab/kota dengan membawa bukti fisik berupa: daftar absensi siswa (softcopy data hasil entry, absensi kelas, dan dokumen PTK (Ijasah, KTP, NUPTK dan SK Pengangkatan).

G. Pembiayaan Pada prinsipnya, proses pendataan sekolah adalahtanggung-jawab sekolah masingmasing. Data yang dikirim oleh sekolah adalah untuk kepentingan sekolah. Sekolah yang telah memiliki fasilitas komputer dan perlengkapan lainnya (modem/internet dls), pendataan harus menggunakan fasilitas yang ada. Dalam hal biaya yang diperlukan untuk proses pendataan pada prinsipnya dapat mencakup komponen sebagai berikut: 1. Biaya penggandaan formulir 2. Biaya penyewaan komputer/internet 3. Biaya jasa pemasukan data Komponen pembiayaan tersebut dapat diambil dari dana BOS, dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Sekolah yang telah memiliki komputer dan telah berlangganan internet secara reguler di sekolah, tidak diperkenankan ada pengeluaran khusus penyewaan komputer/internet untuk proses pendataan. Biaya untuk penyewaan
komputer/internet hanya diperkenankan bagi sekolah yangtidak memiliki fasilitas tersebut. 2.Sekolah yang telah memiliki tenaga operator komputer yang secara rutin memiliki tugas pendataan dan telah dibiayai secara rutin oleh sekolah, sekolah diharapkan memanfaatkan tenaga tersebut untuk pemasukan data sebagai tugas rutinnya.
5
3. Besar biaya untuk penggandaan, penyewaan komputer/internet dan jasa pemasukan data harus mengikutibatas kewajaran setempat. Bataskewajaran ini harus dibuktikan dengan bukti pengeluaran yang sah, disimpan oleh sekolah untuk keperluan audit. Bentuk dan format perhitungan komponen pembiayaan dapat mengikuti contoh format sebagai berikut (sebagai contoh perhitungan biaya pendataan, dengan jumlah siswa sebanyak 400 siswa, PTK sebanyak 40 orang, biaya untuk pengandaan Rp. 200/lembar dan biaya entri Rp.1,000/halaman):

H. Schedule Proses pendataan di tingkat sekolah pada prinsipnya dapat dilakukan secepatnya, tidak harus menunggu masa penerimaan siswa tahun ajaran baru. 1. Pelatihan kepada Dinas Kabupaten/Kota dengan penyerahan DVD Pendataan Dikdas: Maret 2012 2. Pengirimansurat/Juknis/DVD/Nomor register dari Ditjen Dikdas ke Sekolah: MaretApril 2012 3. Sekolah mempelajari software pendataan:Maret-April 2012 4. Penggandaaninstrumen dan pembagian ke siswa dan guru: paling lambat akhir April 2012 5. Pengisian instrumen secara manual oleh siswa/guru/sekolah dan proses pengumpulan: paling lambat pertengahan April 2012
6
6. Pengisian data TA 2011/2012 kedalam sistem data base: Paling lambat pertengahan Mei 2012 7. Pengiriman data TA 2011/2012 keserver Kemdikbud: paling lambat awal Juni 2012 8. Updating Data TA 2012/13: Juli-Akhir Agustus 2012 9. Pengiriman ke server Kemdikbud: Paling lambat awal September 2012 10. Verifikasi data oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: Maret-September 2012

I. Alamat Konsultasi: Biala terjadi kesulitan dan pertanyaan terkaitdengan proses pendataan, sekolah dapat menghubungi: 1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota masing-masing 2. Menghubungi Tim Pendataan Kemdikbud: Telephon: Fax: 021-5725613Email:sekretariatdikdas@gmail.comWeb:infopendataan.dikdas.kemdiknas.go.id
7

courtesy of http://infopendataan.dikdas.kemdiknas.go.id/new/index.php

2 thoughts on “Petunjuk Teknis Pendataan Sekolah

    • Bpak gabung aja di grup fbnya disana bisa diskusi Maksud dan Arti dari setiap Status
      File Pengiriman : 1. Belum terkirim : sudah jelas.
      2. Diterima via web : ini hanya bisa
      dilakukan oleh dinas kabkota. Jadi
      file sekolah diunggahkan/
      diuploadkan oleh dinas kabkota
      melalui manajemen pendataan. 3. Diterima via aplikasi : Tahapan
      pertama, yang mengirimkan
      langsung dari sekolah yang
      bersangkutan dan data yang di
      upload/unggah sudah berhasil di
      simpan di server. Namun data2nya belum dimasukan ke database oleh
      server. Jadi belum bisa melihat
      data yg bapak inputkan.
      4. Cek Konversi : Tahapan kedua,
      data sudah di cek oleh server
      apakah data ini menggunakan database versi lama atau
      database versi baru. Nanti server
      yang akan memilah2nya
      5. Berhasil di proses : Tahapan
      ketiga, data yang telah diinput
      SEMUANYA sudah berhasil diproses. (Dipastikan ini datanya sangat
      bagus)
      6. Behasil di proses dgn
      Pengecualian : data yang telah di
      input TIDAK SEMUANYA berhasil di
      proses oleh server. Ini kemungkinan akibat : masih
      menggunakan aplikasi lama,
      terkena validasi dari segi server,
      dll. Namun jika jumlah peserta didik,
      ptk, rombel, sarpras, dll sudah
      sama TIDAK masalah. 7. Sekolah terkena cleansing : data
      sekolah yang telah dikirim masuk
      ke dalam data sekolah yang
      terkena cleansing. Mohon langsung
      menghubungi tim teknis atau CS
      kami. Jika dibiarkan kemungkinan data tidak diterima karena akan
      dihapus oleh server.
      8. Sqlite error : ini biasanya saat
      upload, data tidak terkirim dengan
      sempurna. Atau biasanya disebut
      data corrupted.. Jadi langsung saja kirim ulang data lagi. Semoga dapat dimengerti,
      Salam
      Admin

      http://infopendataan.di kdas.kemdiknas.go.id/

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s