Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Semoga artikel ini bermanffaat

dan besyukurlah yang diberi nikmat sehat
dan semoga yang lagi sakit cepat sembuh

🙂
Batuk-batuk, bersin-bersin, hidung berlendir, badan pegal, kepala pusing. Kena batuk pilek atau influenza? Sama-sama penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), lantas apa bedanya? “Masyarakat sering gunakan istilah flu untuk gambarkan gejala flu. Padahal itusalah kaprah dan sebaiknya diluruskan,” ujar spesialis paru dr Dianiati Kusumo Sutoyo, SpP(K) dalam media edukasi “Jangan Anggap Remeh Batuk dan Flu dalam Keluarga”.
Batuk pilek, lanjut Titi pangggilanakrab Dianiati, pada medis dikenal dengan istilah common cold atau nasofaringitis. Penyebabnya adalah infeksi viruspernapasan yang tidak berbahaya. “Virus batuk pilek ini jenisnya ada sekitar 200 virus. Seperti rhinovirus, coronavirus, coksakivirus dan sebagainya,” ujar Titi. Gejalanya terjadi lokal pada saluran pernapasan atas seperti batuk, hidung berlendir, bersin-bersin, sakit tenggorokan, mata berair, hidung tersumbat. Kadang-kadang disertai gejala sistemik ringan demam ringan, pegal-pegal ringan, dan lemas ringan. “Gejalanya ringan. Jarang disertai demam tinggi atau nyeri otot hebat,” kata Titi. Dan batuk pilek ini biasanya lebih mudah menyerang anak-anak karena daya tahan tubuhnya lebih lemah. “Anak-anak biasanya terserang 4 hingga 8 kali per tahun, rata-rata 6 kali. Kalau dewasa umumnya 2-4 kali per tahun,” ujarnya. Pada batuk pilek, ingus yang keluar bisa berwarna kuning kehijauan bila ada infeksi tumpangan oleh bakteri atau komplikasi. Komplikasi yang ditimbulkan adalah sinusitis atau rasng telinga tengah. “Karena ingus masuk ke rongga sinus atau telinga. Itu disebabkan kalau mengeluarkan ingus terlaluditekan hidungnya,” ujarnya
Sebaiknya, hidung jangan terlalu ditekan dan jangan terlalu ngoyountuk buang ingus agar tak timbul komplikasi itu. Sedangkan flu atau influenza, disebabkan hanya 1 virus, yaitu virus influenza, dengan tipe A, B, atauC. “Tipe A itu bisa bermutasi, dan menyerang manusia atau binatang, seperti flu burung. Sedangkan 2 tipe lainnya hanya menyerang manusia,” ujar Titi. Gejalanya juga lebih serius dan tidak hanya lokal pada saluran pernapasan atas, tapi gejala sistemik. Selain gejala batuk pilek, gejala sistemik yang menonjol adalah demam tinggi, sering disertai menggigil, nyeri otot hebat (mialgia), sakit kepaladan badan yang lemas (malaise). Bila tubuh bisa melawan virus influenza, maka gejala mereda dalam 5-7 hari. Tapi bila berlanjut, maka bisa menjadi komplikasi berat. “Bisa bronkitis, bahkan hingga radang paru (pneumonia). Penderita pneumonia bisa sampai meninggalseperti yang terjadi pada penderita flu burung,” tuturnya.
Influenza juga bisa menimbulkan kekambuhan penderita yang mempunyai penyakit sebelumnya. Seperti, gula darah yang ikut meningkat pada penderita diabetes mellitus, serta gangguanjantung apada penderita jantung.Penanganan bagi batuk pilek maupun influenza pun berbeda. Bila batuk pilek tak perlu vaksinasi karena jenis virusnya terlalu banyak dan terlalu seringbermutasi, selain tidak terlalu membahayakan. “Cukup denganobat pereda gejala batuk pilek yang dijual bebas di pasaran,” ujarnya. Namun, influenza butuh vaksinasi untuk mencegah agar tidak tertular lagi terutama bagiyang beresiko tinggi seperti manula, anak-anak, dan penderita penyakit diabetes ataujantung. “Selain itu juga butuhobat antivirus, selain obat pereda gejala di pasaran,” pungkasnya

courtesy batukpilek.com

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s